• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Pelatih Besi yang Menggembleng Garuda: Shin Tae-yong dan Para Pendahulunya

img

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, dikenal tegas dan tak segan mencoret pemain yang melanggar aturan atau bermasalah dengan sikap. Gaya kepelatihannya mirip dengan Anatoli Polosin, pelatih Timnas Indonesia di SEA Games 1991.

Polosin, yang dibantu Vladimir Urin dan Danurwindo, membawa Indonesia mengalahkan Malaysia, Vietnam, Filipina, Singapura, dan Thailand di final melalui adu penalti. Ia sering mengeluarkan kata-kata kasar dalam bahasa Inggris, kenang Fakhri, mantan pemain Timnas Indonesia.

Meski tegas, Polosin juga mengombinasikannya dengan pematangan taktik. Ia lebih mengedepankan kekuatan fisik, seperti yang diterapkan Wiel Coerver pada Timnas Indonesia era 1970-an. Latihan kerasnya membuat pemain sampai muntah-muntah dan kabur dari pemusatan latihan.

Namun, tempaan keras Polosin berbuah manis. Indonesia meraih medali emas SEA Games 1991. Prestasi terbaik Timnas Indonesia di Piala AFF adalah lima kali sebagai runner-up dari 12 kali penyelenggaraan.

Beberapa pemain yang pernah menjadi korban ketegasan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia antara lain Rifad Marasabessy, Osvaldo Haay, dan Elkan Baggott.

Tanggal: 30 Agustus 2023

© Copyright 2024 - Kabar Indonesia Terbaru | Berita Terupdate
Added Successfully

Type above and press Enter to search.

Tutup Ads